Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Bersiap Menuju Kenaikan Selanjutnya
Friday, 28 November 2025 15:22 WIB | GOLD |GOLD

Emas (XAU/USD) mempertahankan penguatan intraday mendekati level tertinggi dua minggu menjelang sesi Eropa hari Jumat, dengan para investor menunggu pergerakan berkelanjutan melampaui level $4.200 sebelum memasang taruhan baru. Meningkatnya kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS (Fed) pada bulan Desember ternyata menjadi faktor kunci yang terus menguntungkan logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil. Kenaikan intraday ini juga dapat dikaitkan dengan aksi beli teknis di atas level $4.170-4.175.

Sementara itu, Dolar AS (USD) tampaknya akan melanjutkan penguatan semalam dari level terendah lebih dari satu minggu dan bertindak sebagai penghambat bagi Emas. Selain itu, lingkungan risk-on yang dominan, didukung oleh prospek suku bunga AS yang lebih rendah dan harapan akan kesepakatan damai Rusia-Ukraina, turut membatasi pergerakan logam mulia sebagai aset safe haven. Meskipun demikian, pasangan XAU/USD tetap berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan mingguan yang kuat dan tampaknya siap untuk melanjutkan tren kenaikan mingguannya.

Intisari Harian Penggerak Pasar: Emas terus didukung oleh spekulasi dovish The Fed
Pernyataan dovish baru-baru ini dari beberapa pejabat Federal Reserve menunjukkan bahwa pemangkasan suku bunga lagi pada bulan Desember merupakan opsi yang realistis. Selain itu, serangkaian indikator ekonomi AS yang beragam yang dirilis minggu ini tidak banyak mengubah ekspektasi, mendorong Emas yang tidak memberikan imbal hasil ke level tertinggi dua minggu selama sesi Asia pada hari Jumat.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS